A TEXT POST

Who am I?

In a recent discussion someone asked why should we bother over things such as trying to know ourselves better?  In turn he was asked, what is more important in life than attaining self-knowledge, knowing oneself?  I could not agree more.  

Yes, there are many things in life to devote oneself to, such as getting an education, having a career and earning a decent salary, raising a family and hopefully being a person of some use to society.  As a matter of fact, I’m sure for a lot of people simply trying to get by in a highly competitive and challenging world, is already a difficult enough task they have to face in their lives without having to ask a question whose answer is as elusive as the question itself.

But the question must be asked.  ‘Who am I’ and ‘Why am I in this world?’  Questions whose answers would lead one to the quest of finding one self and achieving self-knowledge.  Without pausing to ask these fundamental questions about our existence, life could only be shallow, lived on the superficial level, like taking part in a school play and yet not knowing what role you have to play.  

Read More

A TEXT POST

Siapa kah Pribumi ‘Asli’ Indonesia?

Tulisan ini diposting dalam rangka memperingati 15 tahun reformasi Indonesia setelah terjadi pembantaian dan penjarahan besar-besaran terhadap suku Tionghoa Indonesia, tanggal 10-21 Mei 1998.

Siapa kah Pribumi ‘Asli’ Indonesia?

Kalau menurut sejarahnya bahwa penduduk di Bumi Nusantara (belum bernama Indonesia) ini sebagian besar berasal dari migrasi besar-besaran yang terjadi dari orang-orang dari daerah Yunnan (Tiongkok bagian Selatan, dekat Vietnam). 

Itu terjadi dari beberapa gelombang perpindahan karena di sana terjadi peperangan besar dan sulit utk melanjutkan hidup maka mereka nekad bertualang kemari, pada perpindahan gelombang pertama, 2000 tahun lebih yang lalu, mereka sudah memasuki wilayah Nan Yang (Nusantara) dan setelah masuk kemari mereka akhirnya dikenal dengan sebutan Suku Melayoe Toea dan umumnya menetap di sekitar Sumatera, Gelombang berikutnya terjadi migrasi lebih besar pada lebih dari 1500 tahun (dikenal dengan sebutan Suku Melayoe Moeda) yang lalu dan pada gelombang migrasi kali ini mereka menyebar jauh sampai ke Jawa dan Sulawesi sampai Bali, suku-suku yang masih dianggap “asli” Indonesia ini adalah suku Ambon dan suku Papua.

Read More

A PHOTO
Reblogged from keiran
A VIDEO

Video Houden van Hennen

A TEXT POST

Houden van Hennen

Oleh Vitradi

 

Apa yang terlintas dalam pikiran Anda jika mendengar tempat peternakan ayam? Anda mungkin akan membayangkan kandang-kandang kotor dan bau yang berjejer rapat dengan kepala ayam yang selalu ‘mengintip’ ke luar. Tapi kondisi seperti itu tidak berlaku untuk peternakan ayam di Belanda. Negeri kincir angin ini punya cara yang unik dan kreatif dalam membudidayakan ayam.

Read More

A TEXT POST

Made in Holland

Oleh Vitradi

 

Pada tahun 2050, 70% dari populasi dunia akan hidup di perkotaan. Itu berarti bahwa akan ada sembilan miliar mulut yang butuh untuk disuapi makan di dunia ini. Bukan hanya itu, sumber daya yang vital seperti air, tanah, dan energi akan menjadi semakin langka. Hal ini akan mengancam produksi pangan dan keamanan pangan. Ini lah satu satu tantangan terbesar yang harus kita hadapi. Bagaimana kita dapat membuat populasi manusia menjadi lebih sehat dengan dunia yang lebih baik?

Read More

A PHOTO

simply-boho:

Need more color in your life? Click Here

Reblogged from SANTIAGOLD
A PHOTO

Narrow Gap of Nglanggeran Ancient Volcano, Yogyakarta, Indonesia

A PHOTO

Speed of Life